KATA PENGANTAR
Dengan Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT. Karena limpahan rahmat, karunia, hidayah, inayah dan magfirah-Nya, karya tulis berjudul Melatih Kecepatan dan kekuatan Otot Pada Atlit Pencak Silat ini dapat terselesaikan dengan baik. Karya tulis ini diajukan untuk mengikuti Program Kreativitas Mahasiswa – Gagasan Tertulis (PKM-GT) tahun 2010.
Karya tulis ini mengkaji penggunaan bahan limbah karet ban bekas untuk di jadikan alat latihan kekuatan dan kecepatan sebagai sumber latihan yang akan menamabah daya kekuatan dan kecepatan saat memukul atau menendang pada saat latihan. Kemudian menjelaskan bagaimana rangkaian alat dari bahan limbah karet ban bekas dapat digunakan untuk melatih kekuatan dan kecepatan, serta dipaparkan mengenai bagai mana cara menggunakan alat dari bahan limbah karet ban bekas dan bagaimana cara melakukan gerakan yang dapat menghasilkan dari alat bahan limbah karet ban bekas dapat bermanfat. Karya tulis ini kami susun sebagai masukan bagi atlit yang memiliki kemauan berlatih dengan alat yang sederhana, bertujuan meningkatkan prestasi sebagai daya juang dalam institusi pendidikan, dan juga pihak lain yang mengikuti prinsip meningkatkan kualita yang terkait dengan penggunaan alat yang sederhana.
Kami menyadari sepenuhnya bahwa karya tulis ini masih sangat jauh dari kesempurnaan. Untuk itu saran dan kritik membangun semangat kami untuk suatu hal yang di harapkan.
Pada akhirnya kami mengucapkan terima kasih pada seluruh pihak yang telah membantu dalam penyelesaian karya tulis ini. Semoga karya tulis ini dapat memberikan manfaat bagi pembaca maupun bagi masyarakat luas khususnya.
Malang,27Februari 2012
.
DAFTAR ISI :
MELATIH KECEPATAN DAN KEKUATAN OTOT PADA ATLIT
PENCAK SILAT
Ringkasan
Pencak silat adalah suatu seni bela diri tradisional yang berasal dari Nusantara. Seni bela diri ini secara luas dikenal di Indonesia, Malaysia, Brunei, dan Singapura, Filipina selatan, dan Thailand selatan sesuai dengan penyebaran suku bangsa Melayu Nusantara. Berkat peranan para pelatih asal Indonesia, kini Vietnam juga telah memiliki pesilat-pesilat yang tangguh. Induk organisasi pencak silat di Indonesia adalah Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI). Organisasi yang mewadahi federasi-federasi pencak silat di berbagai negara adalah Persekutuan Pencak Silat Antara Bangsa (Persilat), yang dibentuk oleh Indonesia, Singapura, Malaysia dan Brunei Darussalam.
Pencak Silat sebagai bagian dari kebudayaan bangsa Indonesia berkembang sejalan dengan sejarah masyarakat Indonesia. Dengan aneka ragam situasi geografis dan etnologis serta perkembangan zaman yang dialami oleh bangsa Indonesia, Pencak Silat dibentuk oleh situasi dan kondisinya. Kini Pencak Silat kita kenal dengan wujud dan corak yang beraneka ragam, namun mempunyai aspek-aspek yang sama.
Pencak Silat merupakan unsur-unsur kepribadian bangsa Indonesia yang dimiliki dari hasil budi daya yang turun temurun. Sampai saat ini belum ada naskah atau himmpunan mengenai sejarah pembelaan diri bangsa Indonesia yang disusun secara alamiah dan dapat dipertanggung jawabkan serta menjadi sumber bagi pengembangan yang lebih teratur.
Hanya secara turun temurun dan bersifat pribadi atau kelompok latar belakang dan sejarah pembelaan diri inti dituturkan. Sifat-sifat ketertutupan karena dibentuk oleh zaman penjajahan pada masa lalu merupakan hambatan pengembangan di mana kini kita yang menuntut keterbukaan dan pemassalan yang lebih luas.(Wiki, 2012)
PENDAHULUAN
Pada saat ini semua orang tentu sudah mengenal tentang Seni beladiri Pencak Silat. Secara turun temurun pencak silat memiliki sifat kepribadian atau kelompok (perguruan) dengan pola latihan yang berbeda-beda secara keseluruhan masing-masing perguruan atau juga masing-masing atlit memeiliki prinsip latihan sesuai seni beladiri pencak silat di sertai dengan kemajuannya jaman. Seni Beladiri Pencak Silat merupakan kegiatan olahraga yang sangat mudah dikembangkan dalam lingkungan masyarakat.
Seni Beladiri Pencak Silat dalam kegiatan latian merupakan olahraga seni beladiri yang melatijh kekuatan fisik. Namun dari olahraga seni beladiri pencak silat merupakan bagian dari olah raga yang bersifat individu mengacu pada fisik yaitu melatih kebugaran jasmani terhadap tubuh, meningkatakan kesehatan terhadap tubuh, meningkatkan kekuatan pada otot, meningkatkan daya tahan fisik yang semakin meningkat, dan meningkatkan rasa percayadiri. Dalam hal tersebut seni beladiri pencak silat di pandang masyarakat dulu dengan sekarng sangat berbeda di masa dulu seni beladiri pencak silat merupakan ilmu beladiri yang mengikuti tradisi-tradisi sejarah yang banyak mengandung kekuatan alamiah. Namun dalam hal tersebut pada seni beladiri pencak silat merupakan perkembangkan yang sangat cepat sampai di rintis untuk sebuah event atau pertandngan dari tingkat daerah sampai tingkatan nasional.
Sulusi meningkatkan kekuatan dan kecepatan
program yang membantu untuk meningkatkan kekuatan dan kecepatan dengan menggunakan bahan limbah dari karet ban bekas mendapatkan pengetahuan yang diperlukan untuk benar menentukan pola pelatihan yang tepat yang paling sesuai dengan kebutuhan melakukannya.
Pembangunan otot Dipercepat
(AMD) adalah program 16 minggu. Setiap latihan biasanya didasarkan pada bagian bawah tubuh, tubuh bagian atas dan seluruh tubuh. Masing-masing kolom tubuh dibagi menjadi empat, AMD, ACS, Core dan ACS lagi. ACS latihan yang Dipercepat Strategi korektif dirancang untuk meningkatkan mobilitas, fluiditas dan mengurangi cedera. Core Kekuatan Tempur (CORE) latihan dimaksudkan untuk fokus pada bagian inti dari otot-otot Anda. Program AMD juga menggunakan pelatihan kepadatan meningkat (EDT) dan bergelombang periodisasi (UND) strategi. Setiap sesi latihan bervariasi dalam intensitas, volume dan tempo untuk menjaga otot selalu beradaptasi dan mencegah dataran tinggi pelatihan. UND adalah himpunan utama dari latihan sementara RDT adalah suplementer.
Dengan program Muscular Dipercepat (AMD) Pengembangan kualitas Anda mendapatkan informasi rinci yang membantu Anda lebih memahami bagaimana tubuh dan otot Anda bekerja. Program ini dimulai dengan informasi tentang bagaimana dan mengapa otot dibangun. Pemahaman yang lebih baik dari tubuh Anda akan membantu Anda menentukan kebutuhan individu Anda dan strategi yang tepat untuk melaksanakan. Selanjutnya, program ini menangani masalah gizi termasuk protein, lemak dan karbohidrat. Anda akan belajar bagaimana untuk menentukan kebutuhan kalori Anda sendiri dan persentase lemak tubuh. Awal empat minggu dari program yang sebenarnya dikhususkan untuk membangun kekuatan pondasi, delapan minggu berikutnya didasarkan pada bagaimana membangun massa dan kekuatan, dan akhirnya empat minggu terakhir difokuskan pada membangun kekuatan dan kekuasaan.
( hicow, 2012)
Pada dasarnya seorang atlit pencak silat masing-masing mempunyai kemampuan sendiri-sendiri untuk meninkatkan daya tahan tubuh. Dari kekuatan fisik. Terutama kekuatan perut, kaki, dan tangan dengan pola latihan yang sangat fungsiaonal terhadap seni belairi pencak silat. Melatih kekuatan fisik dengan cara melakukan kegiatan lari secra teratur dengan mengatur tempo dalam sehari 30 menit pada pagi hari 15 menit kurang lebih jarak 2-3kilo dan sore hari 15 menit kurang lebih jarak 2-3 kilo dilakukan selama setiap hari atau berselang satu hari dengan melakukan kegiatan fisik sperti ini meningkatkan daya tahan tubuh meningkat dan kekuatan fisik lebih meningkat dan mengatur pernafasan. Melatih dayatahan tubuh supaya lebih kuat: melatih kekuatan fisik terhadap tubuh terutama pada otot perut dengan melakukan shet-up, beck-up. Melatih kekuatan otot lengan menggunakan latihan push-up dan pada melatih otot kaki dengan melakukan skot jump untuk memprekuat kuda-kuda. Dari ke tiga latihan dasar fisik akan memunculkan gerakan yang membantu peningkatan power yang besar dan membentuk kecepatan.
melakukan pukulan tersebut bisa dirasakan dari diri sendiri pada saat latihan dasar memukul pada bagian sasaran tersebut, sehingga seorang atlit tersebut bisa merasakan seberapa besar/ keras dan seberapa cepat pukulanya terhadap sasaran tersebut. Pada setiap atlit masing-masing memiliki cirikhas sendiri untuk menerapkan pukulan dan pola gaya latihan yang lakukan.
Latihan Dasar secara umum
Latihan dasar secara umum yang harus di mengerti bagi seorang atlit maupun pemula. Pukulan yaitu merupakan gerakan memukul ke arah sasaran yang di tentukan pada bagian yang di perbolehkan. Pada dasarnya pukulan yang di maksud ini adalah pukulan pada cabang olahraga beladiri. Pukulan sering di lakukan pada cabang olahraga apapun, terutama pada cabang olah raga bela diri seperti: taekondo, karate, judo, boxing, dan yang di utamakan dalam pembahasan ini memacu pada inti cabang olahraga pencak silat.